01 Februari, 2013

on
Teknik komputer dan jaringan (TKJ) merupakan model pendidikan kejuruan yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi.Teknik komputer dan jaringan saat ini keberadaannya sudah mulai terlihat dimata publik, dimana jurusan ini merupakan jurusan yang sudah mendekati ilmu praktisi yang langsung dapat diimplementasikan dilingkungan dunia kerja profesional. Menjalani jurusan teknik komputer dan jaringan tidak semudah yang dibayangkan oleh beberapa peminat khususnya calon siswa yang mendaftar pada jurusan ini. Jurusan Teknik komputer dan jaringan ini dapat dicapai dengan maksimal ketika ditunjang dengan bakat seseorang, disinilah letak persolan jurusan ini. Karena jika sesorang mengikuti program TKJ sementara jurusan ini tidak dapat dijiwai dengan baik maka akan terasa berat dalam hal implementasi dilapangan sementara promosi yang sudah ada dimata publik adalah jurusan yang sudah siap diimplementasikan dalam dunia kerja khususnya diperusahaan-perusahaan yang bergerak dibidang Jaringan.
Menjadi satu kepuasan tersendiri jika jurusan ini dikembangkan berdasarkan bakat dan minat yang besar khususnya bagi siswa sekolah menengah kejuruan yang benar-benar ingin memiliki ilmu yang berkaitan dengan komputer dan jaringan. Disekolah yang setara dengan SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) sudah mulai banyak yang melirik atau membuka peluang jurusan ini disebabkan karena perminataan pasar sudah mulai banyak, ada beberapa alasan utama mengapa jurusan ini diminati oleh pada siswa diantaranya:
  1. Melihat perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini tidak dapat dipungkiri lagi bahwa sudah menjadi kebutuhan hidup sehari-hari bagi setiap orang yang dimana pekerjaannya sebagian besar menggunakan teknologi informasi misalnya Komputer, Handphone, IPOD dan lain sebagainya;
  2. Transaksi bisnis saat ini rata-rata sudah bergantung kepada mesin-mesin yang bekerja selama 24 jam misalnya perusahaan-perusahaan Hosting, Bank, perusahaan yang bergerak dibidang Komunikasi sekalipun;
  3. Setiap hari, setiap bulan dan tahun teknologi informasi berkembang tiada henti seiring dengan perkembangan jaman khususnya dijaman digitalisasi seperti sekarang ini;
  4. Peluang kerja di era kedepan sudah dipastikan manusia dapat berinteraksi dengan mesin-mesin yang bekerja secara kontinyu, dimana manusia beperan sebagai kontrol terhadap mesin-mesin tersebut;
  5. Dalam kehidupan sehari-hari manusia sudah sangat bergantung kepada pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi baik itu dibigan usaha, ekonomi, perbankan, perindustiran, bahkan saat ini sudah mermbah kebidang pendidikan dan lain sebagainya.
Dari semua jabaran diatas sudah terlihat sangat jelas bahwa semua kegiatan sehari-hari tidak pernah telepas dari ilmu yang diterapkan dalam jurusan teknik komputer dan jaringan (TKJ), sehingga menjadi peluang basar bagi lembaga-lembaga yang bergerak dibidang pendidikan sangat berkeinginan untuk mengembangkan program TKJ lebih jauh lagi. Dalam kurikulum sekolah, jurusan TKJ pada umumya masih ditemui beberapa kendala-kendala baik secara teknis maupun non teknis dimana kasus yang paling umum adalah pelaksanaan kurikulum sering tidak capai target dimana penyebab utamanya adalah tenaga (SDM) yang disiapkan oleh lembaga belum siap dan ketersediaan infrastruktur lembaga pendidikan belum memadai dimana dalam kurikum sudah menuntut harus menyediakan fasilitas sarana dan prasarana infrastruktur yang mendukung agar dalam pelaksanaan kurikulum tidak mengalami hambatan tetapi pada kenyataannya tidak semua lembaga pendidikan memiliki sarana dan prasarana yang memadai sehingga siswa masih belum dapat menyerap dengan baik materi-materi yang diterapkan dalam kurikulum TKJ termasuk praktek yang menjadi bagian dari kurikulum.
Berdasarkan pengalaman dalam praktek kerja industri siswa yang melakukan magang pun masih belum memiliki kemapanan dalam mengimplementasikan ilmunya dalam dunia kerja yang diakibatkan keterbatasan pengetahuan yang dimiliki oleh pelaku magang, sehingga pada pelaku industri harus bekerja keras untuk memberikan ilmu yang seluas-luasnya kepada siswa magang terkait disamping harus melaksanakan pekerjaan rutinitas peruhsaan. Hal ini menjadi beban tersendiri bagi pelaku industri sebab harus memberikan kurikulum tambahan atau pelengkap dari kurikulum yang diterapkan oleh sekolah.
Salah satu solusi yang paling efektif saat ini adalah dengan jalan memberikan tambahan ilmu praktisi kepada siswa magang melalui bahan materi ajar dengan model pembelajaran jarak jauh atau e-learning yaitu dimana siswa mendapatkan bimbingan dan konsultasi langsung oleh tutor. Model e-learning sebenarnya mirim saja dengan model belajar konvensional hanya mekanisme kerjanya e-elearning menggunakan media internet sebagai peyampaian pesan atau modul ajar kepada siswanya.
Mengenai model belajar yang dimaksud materinya akan dibahas tersendiri dalam website ini dan pada prinsipnya model belajar yang diterapkan adalah model e-learning ( Pembelajaran jarak jauh ).